Hello!
Welcome to my little blog. Besides the stories, news, perspectives and rantings below. My last tweet was :
""

follow me on Twitter or follow me on PLURK

Sunday, May 06, 2007

Losing Friends

Innalillahi wa ina Illaihi Rojiun...
Pada hari Jum'at 4 Mei 2007, saya kehilangan dua teman baik. Yang pertama adalah kak Sentot Soenaryo, atau yang biasa saya kenal dengan Cassie. Yang kedua adalah Pendi, atau biasa dipanggil Pepeng Morrison oleh kawan-kawan kuliahnya, wafat muda seperti idolanya Jim Morrison.

Cassie adalah senior saya di Paskibra SMAN 77. Beliau dulu adalah pelatih Pramuka, seorang nasionalis, dan peduli pada masa depan anak-anak Indonesia. Dia jugas seorang suami dan ayah yang baik, seorang entepreneur sejati, dan kabar terakhir adalah direktur sebuah pelatihan komputer dan bahasa di Banjarmasin.

Beliau merupakan seorang father figure bagi banyak orang, termasuk saya. Ia mengajarkan saya membagi waktu antara kerja dan kewajiban, serta artinya kepuasan hati dari mengajar. Beliau wafat di Banjarmasin. Saya tidak menyangka bahwa pertemuan dengannya pada 13 Mei 2006 adalah yang terakhir. Saat itu saya mengantarnya ke rumah kakaknya setelah acara reuni Paskibra SMAN 77, dan kata-kata terakhirnya pada saya adalah: "Sampai Jumpa lagi Chandra". He will be missed.

Pendi merupakan salah satu teman baik saya selama kuliah di Bandung. Saya pernah beberapa kali bermukim di kostnya saat mengerjakan tugas. kost-annya sendiri akhirnya menjadi base-camp anak-anak. Saat itu dia satu-satunya yang memiliki tape deck yang menyatu dengan CD player, jadi dulu saya sering mindahin lagu dari CD saya ke kaset di kostnya (maklum dulu di mobil masih jarang ada yang pake CD player, kaset semua).

Pendi pernah coba-coba minum jamu, yang ternyata menimbulkan alergi berat. Pigmennya berantakan disekujur tubuhnya. Beberapa kali dia minta saya mengantarnya untuk ke dokter kulit dan beli obat, terakhir bertemu, masalahnya itu hampir hilang. Beliau fans berat Jim Morrison dan the doors. Poster besar Jim Morrison di kamarnya mendapatkannya panggilan Pepeng Morrison. Saya tidak pernah bertemu lagi dengannya setelah lulus. Ada teman yang mengatakan dia jatuh ke lembah obat-obatan, namun saat ia wafat, beliau sudah satu tahun bersih.

Semoga Allah YME mengampuni dosa keduanya dan menaruh mereka disisinya. Thank you both for being part of my life. Withoout you, there would've been a big hole in my life.

2 comments:

Wati said...

turut berduka cita...

btw, gue juga suka bbrp lagunya The Doors (ikutan nguping cd nya Tata).. kuburannya di Montmarte, Paris.. sayang nggak sempet nyekar.. :D

Chandra Marsono™ said...

"C'mon baby light my fire..."

Jim Morrison,
the doors