Hello!
Welcome to my little blog. Besides the stories, news, perspectives and rantings below. My last tweet was :
""

follow me on Twitter or follow me on PLURK

Saturday, March 31, 2007

Tau-tau udah Jum'at

Cepet ya, kayaknya baru aja hari Senin, tau-tau udah Jum'at lagi.
Jadi keingetan, pas Shallat Jum'at minggu lalu, karyawan ada yang sendal jepitnya ilang, diembat orang. Halah... haree gene masih aja ada maling sendal jepit, di Masjid pula. Tuh dosanya se-apa deh gak tau.

"Makanya, besok kalo shollat Jum'at bawa gembok", gue bilang sama yang ilang sendalnya.
Mungkin idealnya sendalnya di beginiin kali ya:

Friday, March 30, 2007

"Chrisye has left the building"

Indonesia kembali kehilangan icon dan legenda dunia musiknya pada hari ini,Jum'at 30 Maret 2007 pukul 06.30 pagi.
Dikenal sebagai "the Indonessian Yanni" (padahal kan duluan dan tua-an dia dibanding Yanni), he's written some classic hits, including the "footloose" rip-off back in the 80's. He will be missed. Setahu gue, lagunya yang paling ngetop dan paling sering di request saat ia konser adalah lagu yang liriknya:
"Kamu masih anak sekolah, satu SMA, buka waktunya untuk begitu-begini. Anak sekolah, datang kemari... dua tau tiga tahun lagi..."
Namun lagu-lagu terbarunya juga bagus, bisa dibilang semakin matang (walau ada beberapa yang crap). Duetnya dengan Waljinah dan Dewa merupakan beberapa favorit gue. Berikut cuplikan duetnya dengan dewa.


What did the Malaysians do to you??

Ya ampuun...
Itu rambut apa semak-semak belukar? Did she woke up on the wrong side of the bed apa emang habis make-up trus nabrak pintu kaca. Sehabis selesai konser di KL, tau-tau Krisdayanti muncul dengan bentuk yang ajaib ini. Terus terang gue sempet ngakak setelah dikirimin fotonya lewat email.

Mungkin Tim Pemburu Hantu harus melakukan exorcism terhadap rambut Krisdayanti dan mengeluarkan semua jin rambut dan tuyul rambut yang bersarang disitu, atau memang Deplu harus mengeluarkan Travel Warning: "Don't do your hair in KL"

Sampai saat ini belum ada konfirmasi kalo ini salah hairstylist Malaysia atau emang KD yang sengaja menabrakkan dirinya ke pintu.
But then, the hairstyle does match her music... Sucks.

Thursday, March 29, 2007

Chandra Strikes Again

Gue heran, kadang ada aja orang yang udah gak punya otak, eh nyolot pula!
Tadi pagi, on the way to my Mertua's house, gue sampe di pertigaan. Kiri kosong, kanan ada motor, tapi masih jauh. Pas gue sen belok kanan, eh tuh motor malah nambah kecepatan (typical orang gak mau dipotong, mentality sebagian besar pemotor di Indonesia yang gak tau kalo motornya punya "rem"), dan karena emang masih jauh, ya gue terusin dong beloknya, eh dia malah bukannya ngambil kiri biar bisa lewat setelah gue, malah ambil kanan, ketengah jalan seakan mo nabrak ke mobil gue (Mo main chicken gitu) dan tambah ngebut pula. Tentunya gue terus belok, eh dia rem mendadak dan buka helm teriak "Bego!"
Anjrit!!
Lepas Seatbelt dan langsung keluar mobil, Rika sempet narik baju gue. Tuh orang mo kabur langsung gue bacagi ekor motornya, dia jatoh, gue tindih dan gue geprokin helm ke muka a few times. Sumpah kesel banget.
Setelah itu, ya dilanjutkan dengan Rika ngambek sampe gue drop di kantor... Well I kinda promissed her I won't fight again after we got married... not something easy, lumayan lah hampir 2 tahun ga ngamuk kayak gini, I'm only human afterall (with a bad temper).

Ok, I know I'm also wrong. I really do have a bad temper, dan I'm not giving any excuse for my actions.
Anger Management Class anyone??

Jadi Ceritanya gini nih, gue dah mo belok, tuh motor masih jauh..


...eh dia malah ngambil tengah dan tambah kenceng, padahal mobil gue dah ditengah jalan.
Dia ngerem mendadak, teriak "Bego"pula... and the rest is history.

Monday, March 12, 2007

Shocking Family Weekend

Akhirnya... weekend juga.
Hari Sabtu memang gue harus ke travel sebentar, cek pembukuan dll, tapi setidaknya jam 11 siang gue dah pulang dan main sama si imoet Vira di rumah mertua. Menjelang siang hari ada tukang odong-odong (semacam mainan goyang-goyang yang biasa ada di supermarket-on wheels & manually operated, genjot style) parkir deket rumah mertua, ya tentunya Vira diajak naik sama Rika. Seribu rupiah untuk 3 lagu, atau kurang lebih 5 menit lah, ya udah gue kasih goceng (lima ribu) aja biar abangnya gempor genjot tuh odong-odong. Nah, biasanya kan Vira kalo naik odong-odong sambil dipegangin neneknya, eh sekarang gak mau. Tangan siapa aja yang megangin di cubit sama dia. Eh, dia naik odong-odong pegangan sendiri, dan serius banget. Busyet.


Kelakuan yang ajaib juga terjadi pada hari minggu. Ceritanya nih kita ke ulang tahunnya Kimi (anaknya Iyus ama Ochie) yang pertama di KFC Kebayoran Baru. Nah disana kan ada playground kecil lengkap dengan prosotan. Nah Vira kan gue pegangin main prosotan, tiba-tiba pas diatas dia gak mau dipegang dan... merosot sendiri... :O
Gue sempet panik dia merosot sendiri... eh dia pas sampai bawah malah ketawa-tawa geli dan malah manjat keatas prosotan. Iyus sampe bengong.
"Anak loe kaya' dan satu setengah tahun sih Can?", kata Yus.
"Gak tau deh, emang commando nih anak satu", gue jawab, sebetulnya sambil geleng-geleng.
Ya seneng sih liat Vira aktif dan sehat gitu, tapi kan kalo terlalu akrobat kan kita takut juga kalo keseleo atau benjol. Wah, pokoknya Vira bikin jantungan mama-papahnya deh weekend ini.


I love this show...

Menyebalkan. Dulu setelah nonton film "unbreakable" yang dipernakan oleh Bruce Willis dan Samuel L Jackson (film bagus yg ga tau kenapa gak laku), gue inget pernah ngobrol sama Ditto untuk bikin film TV tentang orang biasa menemukan kekuatan secara tidak sengaja seperti di unbreakable. Of course, like many other brain farts I have, itu ditaruh di back burner...


Eh tau-tau sekarang ada serial "Heroes" yang pastinya terinspirasi oleh film unbreakable, mengenai orang-orang yang tiba-tiba menyadari kalo mereka punya kekuatan. Story dan plotnya bagus banget, gue hooked. Tertarik sih beli DVD seasonnya, cuma mendingan gue nonton di TV. Selain gratis, it's worth the wait...

Friday, March 09, 2007

Look Ma! No hands! -- Jail Banget

Tanggal 4 Maret yang lalu, anak kakakku Erwin: Amira, ulang tahun ke-1. Amira yang umurnya cuma 2 bulan lebih tua dari Vira adalah anak kedua, dan pesta kecil-kecilan diadakan di restoran Sunda di Jl.Pramuka, Jakarta Pusat.

Sesampainya disana, eh Amira tidur mulu, dari awal sampai akhir acara. Vira aja ampe gemes. Berapa kali Vira manjat carseatnya Amira dan towal-towel pipinya. Sampai lengannya dipegang sama Vira dan di goyang-goyang. Mungkin dalem hati Vira ngomong: "Bangun dong!! Temenin Aku main!". Uh jail banget deh Vira, bahkan sampe idungnya Amira dikorek-korek, spontan Rika ngelarang. Herannya kok pada bilang: "Jail nih kayak bapaknya", padahal kan bapaknya ngga' pernah jail.... **nun jauh, banyak orang teriak-teriak: "YEAH..Right!!!"**

Oh ya, saat kita lagi pada makan, tau tau vira nempel (lebih kepada manjat sih) ke Papahnya dan witout prior notice, berdiri tegak tanpa pegangan. Bahkan tangannya diangkat ke udara dua-duanya. Ini diulang sampai lima kali. Hore.... Vira dah bisa berdiri sendiri, kan udah 9 bulan *kaya' iklan apa ya???*

Renungan di hari Jum'at

Jangankan lelaki biasa, Nabi pun terasa sunyi tanpa perempuan. Tanpa mereka, hati, pikiran, perasaan lelaki akan resah. Masih mencari walaupun sudah ada segala-galanya, apalagi yang tidak ada di surga, namun Nabi Adam A.S tetap merindukan Siti Hawa. Kepada perempuanlah lelaki memanggil ibu, istri, atau puteri. Dijadikan mereka dari tulang rusuk yang bengkok untuk diluruskan oleh lelaki, tetapi kalau sendiri yang tidak lurus, tidak mungkin mampu hendak meluruskan mereka.

Tak logis kayu yang bengkok menghasilkan bayang-bayang yang lurus. Luruskanlah mereka dengan petunjuk Allah, karena mereka diciptakan begitu rupa oleh-Nya Didiklah mereka dengan panduan dari-Nya:
"Jangan coba jinakkan mereka dengan harta, nanti mereka semakin liar...Jangan hibur mereka dengan kecantikan, nanti mereka semakin menderita...Yang sementara itu tidak akan menyelesaikan mesalah...Kenalkan mereka kepada Allah, Dzat yang kekal, di situlah kuncinya.
Akal setipis rambutnya, tebalkan ia dengan ilmu....Hati yang serapuh kaca, tebalkan ia dengan iman....Perasaan yang selembut sutera, hiasilah ia dengan akhlak.... "


Suburkanlah, karena dari situlah nanti mereka akan nampak penilaian dan keadilan Tuhan. Akan terhibur dan berbahagialah mereka, walaupun tidak jadi ratu cantik dunia, presiden ataupun perdana menteri ataupun women gladiator. Bisikkan ke telinga mereka bahwa kelembutan bukan suatu kelemahan Itu bukan diskriminasi Tuhan.
Sebaliknya di situlah kasih sayang Tuhan, karena rahim perempuan yang lembut itulah yang mengandungkan lelaki2 wajah: negarawan, karyawan, jutawan dan wan-wan lain.
Tidak akan lahir superman tanpa superwoman.
Perempuan yang lupa hakikat kejadiannya, pasti tidak terhibur dan tidak menghiburkan. Tanpa ilmu, iman dan akhlak, mereka bukan saja tidak bisa diluruskan, bahkan mereka pula membengkokkan. Lebih banyak lelaki yang dirusakkan oleh kaum perempuan...daripada perempuan yang dirusak oleh laki-laki... "Sebodoh-bodoh perempuan pun bisa menundukkan sepandai-pandainya lelaki"
Itulah akibat apabila perempuan tidak kenal Tuhan Mereka tidak akan kenal diri mereka sendiri, apalagi mengenal lelaki. Kini bukan saja banyak boss telah kehilangan secretary, bahkan anakpun akan kehilangan ibu, suami kehilangan istri dan bapak akan kehilangan puteri.
Bila perempuan durhaka dunia akan huru-hara. Bila tulang rusuk patah, rusaklah jantung, hati dan limpa.
Para lelaki pula jangan hanya mengharap ketaatan tetapi binalah kepemimpinan. Pastikan sebelum memimpin perempuan menuju Allah, pimpinlah diri sendiri dahulu kepada Nya. Jinakkan diri dengan Allah, niscaya jinaklah segala-galanya dibawah pimpinan kita.


Jangan mengharap istri seperti Siti Fatimah, Kalau pribadi belum lagi seperti Sayidina Ali

Thursday, March 08, 2007

OnLine Now

Recently completed projects:

- My portfolio
- Biore Lively Fresh

Enjoy!

The Pursuit of Happyness

Awalnya gue agak skeptis soal film ini. Tahun 2001 gue baca buku "the Pursuit of Happyness" yang merupakan perjalanan seorang Chris Gardner dalam mencapai mimpinya. Film yang diangkat dari biografi jarang ada yang bisa sebagus Erin Brockovich, apalagi kalo liat trailernya sepertinya banyak adegan yang bikin sendu *ceilee sendu*.
Rika yang paling demen nonton film genre seperti ini tau-tau gak mau nonton. "takut nangis ah!" katanya. Lha... nangis kok takut.
Ok, back to the film.
Seperti bukunya, ceritanya basically tentang the pursuit of the American Dream. Namun pesannya memang hebat: You have to work hard to reach your dreams, and no one can take your dreams away from you. Messagenya di buat dalam bentuk: Triumphant over adversity, which is a good way untuk membuat orang simpati.

Adegan-adegan pengorbanan, seperti saat anaknya Christopher sampai harus kehilangan action figure (mainan satu2nya) karena ayahnya harus ngejar bis dan adegan yang tidur di toilet sampai digedor2 penjaga sepertinya sukses membuat banyak orang tersendu-sendu... Yaa.. gue mata merah dikit lah *ih malu*.

All an all, film ini layak untuk ditonton dan inspirational. It's not Erin Brockovich, but its worth it.