Hello!
Welcome to my little blog. Besides the stories, news, perspectives and rantings below. My last tweet was :
""

follow me on Twitter or follow me on PLURK

Saturday, September 16, 2006

Gara-gara Bajaj

Sepertinya masih banyak cobaan buat gue bulan ini.
Selain PNS, Polisi dan mobil gue yang lecet, hari Jum'at sore kemarin sempat membuat gue terdiam, life flashing infront of my eyes. Kejadian itu mengkerdilkan semua kejadian sebelumnya.
Sore itu aku sedang mengirim kerjaan via email sembari menunggu mobil bokap. Rencananya aku akan pakai mobil bokap untuk jemput Rika dan Vira karena mobilku sedang direparasi di bengkel. Tepat jam 18.00, mobil bokap sampai. Hybernate laptop dan siap-siap shollat maghrib, tiba-tiba cellphone ku menyalak.
"Chan, Rika ketabrak Bajaj!", seru kak Dewi.
Kaki gue gemeter. 1001 bad scenarios melesat dalam fikiran.

--

Strangely, setelah mendapatkan lokasi rumah sakit dan menutup telpon, I calmly walked away, shollat dan naik mobil menuju RS.Thamrin, Salemba. Sure, I looked calm, tapi sebetulnya otak gue blank... I don't know what to think, gue takut berfikir yang baik-baik karena gue ga mau kaget, dan jelas gue ga mau berfikir yang jelek-jelek. I just want to get there.

Alhamdulillah.....
Rika ternyata baik-baik saja. Sampai di ICU, dokter sedang menjahit kaki Rika. Tak langsung ke Rika, aku pergi ke lantai dua dan shollat syukur. I actually cried a bit before gue kembali ke ICU dan menemani Rika.

Ceritanya, Rika yang biasanya dari kantor di jemput oleh sepupunya a' Rony, hari itu pulang nebeng office boy kantor karena ada selisih di kantor. Sekitar 10 meter dari rumah, kaki rika (her pinky to be exact) beradu dengan pintu bajaj yang ngebut melewatinya.

Ciuman antara kelingking Rika dengan besi pintu bajaj itu menyebabkan Rika harus menerima 12 jahitan di kakinya. Sopir bajaj tersebut kabur, he was fortunate kejadiannya saat Maghrib dimana orang-orang pada shollat, biasanya kejadian seperti itu akan masuk Buser keesokan harinya.

Well, saat ini Rika sehat, dan bisa tersenyum lebar. Vira masih bisa dipeluk sayang mamahnya, and I'm just really happy. Saking happynya, bayar ICU sampai ga terasa (you'll be surprised if I tell you the bill).

Tolong do'a kan agar Rika cepat sembuh. Amin.
Saat ini Rika masih bedrest, dan masih bisa senyum.... well, at least until the medication wears off. :-D

5 comments:

Wati said...

ya ampuuunn... ada2 aja sih Chan.. semoga Rika cepet sembuh ya.. lain kali jangan nebeng ob lagi!

Chandra Marsono™ said...

Iya tuh, mbo' yang bagusan gitu loh, sama Mercy atau BMW gitu kek, eh sama bajaj... kaya' temen gue yang kena food poisoning gara-gara makan nasi goreng keliling...

amicatz said...

Waaaakksss! alhamdulillah gak papa yaa udah sembuh dan udah bisa senyum lagi! ati2 ya Mbak Rika!

sMs said...

Siapa tuh ngomongin soal food poisoning makan nasi goreng??!

Chandra Marsono™ said...

Makasih ya Ami. Hmmm... siapa ya yang kena food poisoning... kok ada yang sakit hati ya?? huehehehehe...